Showing posts with label Makalah Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Makalah Bahasa Indonesia. Show all posts

Monday, June 27, 2011

Analisis Kesalahan Berbahasa


BAB I
PENDAHULUAN


  1. Latar Belakang

Bahasa adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari manusia dan selalu mengikuti dalam segala pekerjaan yang dilakukan oleh manusia itu. bahasa adalah tanda yang jelas bagi kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, dan tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
Pada kenyataannya kesalahan dalam berbahasa sering sekali dialami oleh siswa, hal itu dikarenakan bahasa yeng mereka terima di lingkungan keluarganya berbeda dengan bahasa yang digunakan di sekolah yaitu bahasa resmi. Maka dari itu hal ini sangatlah perlu dikaji atas kesalahan-kesalahan berbahasa yang telah terjadi melalui analisis kesalahan berbahasa.

  1. Rumusan Masalah
1)      Apakah pengertian analisis kesalahan berbahasa ?
2)      Bagaimana proses analisis kesalahan berbahasa ?
3)      Bagaimana pandangan audiolingualisme dan ahli psikologi kognitif terhadap kesalahan berbahasa ?
4)      Apakah yang dimaksud analisis kontrastif ?

  1. Tujuan
1)      Menjelaskan pengertian analisis kesalahan berbahasa
2)      Menjelaskan proses analisis kesalahan berbahasa
3)      Menjelaskan pandangan audiolingual dan ahli psikologi kognitif terhadap kesalahan berbahasa
4)      Menjelaskan analisis kontrastif
 

Pengembangan Kurikulum


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
Sebagai guru professional, guru bukan saja dituntut melaksanakan tugasnya secara professional, tetapi juga harus  memiliki pengetahuan dan kemampuan professional. Guru harus menguasai atau memahami kurikulum dan buku teks sebagai pedoman dan sarana untuk memperlancar pembelajaran.
Banyak masyarakat menganggap bahwa untuk menjadi seorang pendidik itu sangatlah mudah, tapi sebenarnya untuk menjadi seorang pendidik harus mampu untuk memahami dan mengembangkan kurikulum.

B.     Rumusan Masalah
  1. Apa pengertian Kurikulum?
  2. Bagaimana Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat MI?

C.    Tujuan
  1. menjelaskan tentang pengertian Kurikulum.
  2. menjelaskan tentang Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat MI.

Sunday, June 26, 2011

Terjadinya Lupa


BAB I
PENDAHULUAN

A.                Latar Belakang
Setiap proses belajar – mengajar bermuara pada suatu hasil ,sesuai dengan tujuan intruksional . Namun , hasil itu tidak hanya tinggal hasil saja dan kemudian tidak ada apa – apa lagi . Hasil belajar itu harus digunakan pula dikemudian hari , baik selama siswa masih sekolah , maupun sesudah siswa meninggalkan bangku sekolah . Hasil belajar yang telah diperoleh , disimpan dalam ingatan untuk kemudian digali dari ingatan pada saat – saat dibutuhkan .
Dalam penggalian itu dapat timbul kesulitan , dalam arti hasil belajar ( yang tersimpan dalam ingatan ) tidak dapat ditemukan dengan demikian , hasil belajar tidak dapat digunakan sebagaimana diharapkan . Bilamana siswa mengalami kesulitan dalam penggalian itu , dia dikatakan “ telah lupa “ atau “ tidak dapat mengingat “ misalnya siswa itu tidak dapat menjawab pertanyaan pada waktu menempuh ulangan , meskipun hal yang ditanyakan itu memang pernah dipelajarinya . Maka , sejauh itu , lupa dapat dipandang sebagai gejala negatif yang dapat menimbulkan kesulitan , baik bagi siswa maupun bagi guru .

B.                 Rumusan Masalah
1.      Apakah ingatan itu ?
2.      Apakah lupa itu ?
3.      Samakah lupa dengan hilang itu ?
4.      Kapan terjadi lupa ?
5.      Mengapa terjadi lupa ?
6.      Apa usaha – usaha untuk mengurangi lupa ?

C.                Tujuan
1.      Mengetahui apa yang dimaksud dengan ingatan
2.      Mengetahui apa yang dimaksud dengan lupa
3.      Mengetahui apakah lupa dan hilang itu sama
4.      Mengetahui kapan bisa terjadi lupa
5.      Mengetahui penyebab terjadinya lupa
6.      Mengetahui usaha – usaha untuk mengurangi lupa

Membaca

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Membaca adalah aktifitas yang kompleks dengan mengerahkan sejumlah besar tindakan yang terpisah-pisah. Meliputi : orang harus menggunakan pengertian dan khayalan, mengamati dan mengingat-ingat. Kita tidak dapat membaca tanpa menggerakkan mata atau tanpa menggunakan pikiran kita. Pemahaman dan kecepatan membaca menjadi amat tergantung pada kecakapan dalam menjalankan setiap organ tubuh yang diperlukan untuk itu.
Keterampilan membaca merupakan modal utama bagi siswa. Dengan bekal kemampuan tersebut, siswa dapat mempelajari ilmu lain; dapat mengkomunikasikan gagasannya; dan dapat mengekspresikan dirinya. Kegagalan dalam penguasaan keterampilan ini akan mengakibatkan masalah yang fatal, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun untuk menjalani kehidupan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, siswa perlu dibekali dengan kemampuan membaca yang beragam, dan perlu pula dibekali dengan strategi cara membaca yang baik.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa saja jenis-jenis membaca ?
2.      Apa saja tingkatan membaca ?
3.      Bagaimana strategi membaca permulaan dan membaca lanjutan ?

C.    Tujuan
1.      Mengidentifikasi jenis-jenis membaca
2.      Mengidentifikasi tingkatan membaca
3.      Menyusun strategi membaca permulaan dan membaca lanjut

Followers